LONJAKAN TERTINGGI, POSITIF CORONA DI INDONESIA TEMBUS 3.293 PER 9 MARET 2020

LONJAKAN TERTINGGI, POSITIF CORONA DI INDONESIA TEMBUS 3.293 PER 9 MARET 2020



Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia melonjak signifikan pada Kamis (9/4). Ada penambahan 337 kasus, sehingga menjadi paling tinggi sejak pertama kali diumumkan 2 Maret lalu.

kata Juru Bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, dalam keterangan persnya di Gedung BNPB Jakarta, Kamis (9/4)

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurlanto. (Antara FOTO/Nova WahyudI)

Kasus positif corona pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo dan Menkes Terawan Agus Putranto di Istana Negara, Jakarta pada 2 Maret lalu. Sejak itu, jumlah kasus terus bertambah.


Pemerintah secara rutin memberikan informasi perkembangan jumlah orang terinfeksi, sembuh, maupun yang meninggal dunia. Informasi lain tentang langkah penanggulangan juga terus disampaikan.

Berdasarkan catatan  CNNIndonesia.com, dalam satu pekan pertama atau periode 3-9 Maret, pasien positif corona bertambah menjadi 17 orang.

Kemudian selama pekan kedua atau 10-16 Maret, pasien positif corona bertambah sebanyak 115 orang. Sementara sepanjang pekan ketiga atau 17-23 Maret, pasien positif bertambah 445 orang.

Insert Artikel - Waspada Corona. (CNN IndonesIa/FajrIan)

Lalu, pada pekan keempat atau 24-30 Maret terjadi penambahan kasus sebanyak 835 kasus. Pada periode 31 Maret-6 April pasien positif bertambah 964 kasus.

Pada 8 dan 9 April, pasien positif bertambah sebanyak 555 kasus.

Selain lonjakan pasien positif yang drastis, virus corona telah menyebar ke-33 provinsi di Indonesia. Dengan demikian, hanya satu provinsi yang belum terdapat pasien positif virus corona.

DKI Jakarta merupakan provinsi dengan angka kasus positif terbanyak, disusul Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten.

Dalam rangka percepatan penanganan covid-19, Pemerintah Daerah diminta untuk mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya. Diketahui, sampai saat ini, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto baru menyetujui penerapan PSBB di DKI Jakarta.

Dalam aturan pedoman PSBB, pemerintah akan membatasi sekolah dan tempat kerja, kegiatan keagamaan, kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Kemudian, kegiatan sosial dan budaya serta moda transportasi.

sumb: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200409164457-20-492190/lonjakan-tertinggi-positif-corona-di-indonesia-tembus-3293


Admin Unisnu

Komentar